Jumat, 25 November 2016

Fungsi-fungsi PIN pada kabel UTP

EIA/TIA-568A & EIA/TIA-568B merupakan standar internasional pengkabelan dengan jack RJ-45 dan kabel UTP/STP kategori 3, 5, dan 6 (4 twisted pair) yang digunakan dalam teknologi ethernet dan PABX. Urutan dengan standar EIA/TIA-568A (putih hijau, hijau, putih orange, biru, putih biru, orange, putih coklat, coklat) dan EIA/TIA-568B (putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat) biasa digunakan untuk interkoneksi antar hardware maupun antar jaringan. Penggunaan susunan yang lain diperbolehkan, namun harus memenuhi kriteria pada no. 1 dan seterusnya.
  •     Pin 1 & 2, dalam ethernet digunakan sebagai Tx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (putih orange – orange atau putih hijau – hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.


  •      Pin 3 & 6, dalam ethernet digunakan sebagai Rx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (putih orange – orange atau putih hijau – hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.


  •       Pin 4 & 5“the central two pins” digunakan untuk membawa sinyal telepon (internet bukan hanya ethernet) atau sinyal suara dalam standar telekomunikasi. Untuk keperluan ini, sudah seharusnya jadi 1 pair di tengah (biru – biru putih)


  •          Pin 7 & 8, biasanya digunakan untuk teknologi Power over Ethernet (PoE), yaitu untuk meningkatkan power pada perangkat VOIP, wireless LAN access point, webcam, ethernet hub, komputer, dan perangkat lain yang tidak memungkinkan untuk memberikan suplai power secara terpisah. Dalam hal ini tentunya pin 7 & 8 harus merupakan 1 pair (putih coklat – coklat).

 Dibawah ini merupakan gambar untuk penjelasan yang diatas :

                                                  Gambar 1. Susunan Stright
Straight
1. Putih Orange —— 1. Putih Orange
2. Orange —— 2. Orange
3. Putih Hijau —— 3. Putih Hijau
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 6. Hijau
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat


                                             Gambar 2. Susunan Cross
Cross
1. Putih Orange —— 3. Putih Hijau
2. Orange —— 6. Hijau
3. Putih Hijau —— 1. Putih Orange
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 2. Orange
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat


KESIMPULAN : 
HANYA ADA 4 KABEL(PIN) YANG DIGUNAKAN UNTUK MENTRANSFER DAN MENERIMA DATA YAITU 1,2,3.6.
  •  PIN 1&2 UNTUK MENRANSFER DATA DAN 

  •  PIN 3&6 UNTUK MENERIMA DATA.


Jumat, 04 November 2016

Memory Direct Mapping

MAPPING (PEMETAAN)
Saluran cache lebih sedikit dibandingkan dengan blok memori utama sehingga diperlukan algoritma untuk pemetaan blok-blok memori utama ke dalam saluran cache. Selain itu, diperlukan juga alat untuk menentukan blok memori utama mana yang sedang memakai saluran cache. Pemilihan fungsi pemetaan akan menentukan bentuk organisasi cache. Terdapat tiga metode yang digunakan, tetapi pada saat ini saya hanya akan membahas satu saja yaitu :


“Pemetaan Langsung (Direct Mapping”)
  • Pemetaan langsung adalah teknik yang paling sederhana, yaitu teknik ini memetakan blok memori utama hanya ke sebuah saluran cache saja. Jika suatu block ada di cache, maka tempatnya sudah tertentu. Keuntungan dari direct mapping adalah sederhana dan murah. Sedangkan kerugian dari direct mapping adalah suatu blok memiliki lokasi yang tetap (jika program mengakses 2 blok yang di map ke line yang sama secara berulang-ulang, maka cache-miss sangat tinggi). Setiap blok pada main memory dipetakan dengan line tertentu pada cache.di mana i adalah nomor line pada cache yang digunakan untuk meletakkan blok main memory ke-j.
Maka :
i = j modulo C


  • Jika M = 64 dan C = 4, maka pemetaan antara line dengan blok menjadi seperti berikut :
    • Line 0 can hold blocks 0, 4, 8, 12, …
    • Line 1 can hold blocks 1, 5, 9, 13, …
    • Line 2 can hold blocks 2, 6, 10, 14, …
    • Line 3 can hold blocks 3, 7, 11, 15, …

  • Pada cara ini, address pada main memory dibagi 3 field atau bagian, yaitu:
    • Tag identifier.
    • Line number identifier
    • Word identifier (offset)

  • Word identifier berisi informasi tentang lokasi word atau unit addressable lainnya dalam line tertentu pada cache.
  • Line identifier berisi informasi tentang nomor fisik (bukan logika) line pada cache.
  • Tag identifier disimpan pada cache bersama dengan blok pada line.
    • Untuk setiap alamat memory yang dibuat oleh CPU, line tertentu yang menyimpan copy alamat tersebut ditentukan, jika blok tempat lokasi data tersebut sudah dikopi dari main memory ke cache.
    • Tag yang ada pada line akan dicek untuk melihat apakah benar blok yang dimaksud ada pada line tersebut.
Gambar 1. Organisasi Memory Direct Mapping
   
*   Keuntungan Menggunakan Direct Mapping antara lain :

o   Mudah dan Murah diimplementasikan

o   Mudah untuk menentukan letak salinan data main memory pada chace.

*   Kerugian menggunakan Direct Mapping antara lain :

o   Setiap blok main memory hanya dipetakan pada 1 line saja.

o   Terkait dengan sifat lokal pada main memory, sangat mungkin mengakses blok yang dipetakan pada line yang sama pada cache. Blok seperti ini akan menyebabkan seringnya sapu masuk dan keluar data ke/dari cache, sehingga hit ratio mengecil. Hit ratio adalah perbandingan antara jumlah ditemukannya data pada cache dengan jumlah usaha mengakses cache.
Gambar 2. Contoh Pengalamatan Direct Mapping

Ringkasan direct mapping nampak pada tabel berikut:
Item
Keterangan
Panjang alamat
(s+w) bits
Jumlah unit yang dapat dialamati
2s+w words or bytes
Ukuran Bloks sama dengan ukuran Line
2w words or bytes
Jumlah blok memori utama
2s+ w/2w = 2s
Jumlah line di chace
M = 2r
Besarnya tag
(s - r) bits



Jumat, 07 Oktober 2016

TUGAS I ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER



NAMA : PASRAH AGUSMAN JAYA ZALUKHU
NIM     : 153303030280

FAKULTAS TEKNOLOGI DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

 


 
1.Perbedaan Organisasi Komputer & Arsitektur Komputer
2.Gambar Struktur Top level komputer
3.Struktur  Central Processing Unit
4.Operasi-operasi komputer




PERBEDAAN ORGANISASI KOMPUTER DENGAN ARSITEKTUR KOMPUTER

Organisasi Komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit-unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturnya. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, sistem memori, dan sinyal-sinyal kontrol. Organisasi Komputer mempelajari bagian yang terkait dengan unit‑unit operasional komputer dan hubungan antara komponen sistem komputer.

contoh: sinyal kontrol, interface / antar muka, teknologi memori peripheral ( Perangkat keras / Hasdware adalah semua bagian fisik komputer dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya. 

Arsitektur Komputer  adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.Dalam bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer adalah suatu konsep perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem komputer.

Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini digunakan oleh hampir pada semua komputer pada saat ini. Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan 4 (empat) bagian utama, yaitu: Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori, & alat masukan & hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian tersebut dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.Contoh: set instruksi, aritmetika yang digunakan teknik pengalamatan, mekanisme I/O


GAMBAR STRUKTUR TOP LEVEL KOMPUTER BESERTA FUNGSINYA

Fungsi-Fungsinya

  • CPU : CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu:
    a.      
    ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan
    b.      CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
  • Main Memori : untuk menyimpan data, program-program yang sedang berjalan dan  melaksanakan instruksi-instruksi. 
  • Systems Interconnection : unit pengontrol antara perangkat yang saling berhubungan / berfungsi untuk menghubungkan ke CPU, memori utama dan I/O.  
  •   Input Device (Alat Masukan) : Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Dan Output Device (Alat Keluaran) berfungsi untuk: menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.


     GAMBAR STRUKTUR CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)


      FUNGSI-FUNGSINYA :


    • CPU : berfungsi sebagai pusat pemroses/ unit pengolah utama.
    • Input/ Output : untuk berinteraksi dengan lingkungan luar dan melakukan hubungan    dengan peripheral (perangkat tambahan.
    • System Bus : berfungsi menghubungkan komponen internal dan bus – bus eksternal CPU.
    • Memori : sebagai media penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data.
    • Register : berfungsi sebagai tempat penyimpan data sementara dalam CPU selama proses eksekusi. Apabila terjadi proses eksekusi data dalam register dikirim ke ALU untuk diproses, hasil eksekusi nantinya diletakkan ke register kembali.
    • ALU (Arithmetic Logic Unit) : berfungsi melaksanakan operasi aritmatik serta operasi-operasi logika.
    • Internal CPU Interconnection : untuk mengontrol komponen internal CPU yang terdiri dari : ALU, unit kontrol dan register – register. 
    • CU (Control Unit) : yaitu unit pengendali. mengambil, mengkode, dan melaksanakan instruksi sebuah program yang tersimpan dalam memori. 
     

    GAMBAR OPERASI-OPERASI KOMPUTER BESERTA FUNGSINYA

     

    Fungsi-fungsinya :

    • Input Device (Alat Masukan) :Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer
    • Output Device (Alat Keluaran) :Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
    • I/O Ports Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.
    • Control Unit, berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan mengontrol komputer secara keseluruhan
    • Arithmetic And Logic Unit (ALU), :berfungsi untuk membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer berupa angka biner.
    • Control Bus  :Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan   Address Bus. Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel
    • Main memory: berfungsi sebagai media penyimpanan data yang berkaitan dengan CPU atau perangkat I/O. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
    • Data Bus adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.